Hallo Kawan INOpreneur
Mengenali Rezeki judul yang sungguh LUAR BIASA untuk kita share. Mungkin ini bisa jadi rejeki Anda agar tidak melewatkan rejeki yang menghampiri Anda.
Kadang kita pernah dibingungkan untuk mengambil sebuah keputusan karena kita tidak tahu pada kesempatan yang datang itu apakah berpeluang untuk mendapatkan rejeki. Tapi mulai saat ini TIDAK PERLU BINGUNG LAGI, karena apapun keputusan kita, sebenarnya kita telah memilih.
Ragu adalah sebuah kesalahan karena itu datangnya dari syetan dan hanya KEPASTIAN yang ada di sisi ALLAH.
Kita semua tidak tahu apa yang terjadi nanti atau esok hari, tapi kita punya ALLAH yang lebih setia menjaga kita dari pada pikiran kita sendiri. Kita hanya perlu BERNIAT, BERDO'A, dan BERTINDAK.
Untuk bisa Mengenali Rejeki, silahkan lanjutkan membacanya.
ESENSI REJEKI
Rejeki adalah NIKMAT ALLAH dan telah dituliskan di LAUHUL MAHFUZ. Kesehatan, kematian, kekayaan, dan jodoh adalah bagian dari rejeki.
Meskipun tinta telah kering, ternyata ALLAH MAHA KUASA memberikan kesempatan kepada semua hambanya yang ingin merubah nasibnya, maka ALLAH pun MAHA BERKEHENDAK, dan menyukai hamba yang tidak berputus asa.
Bila ingin menambah rejeki, maka ALLAH telah bersabda "Barang siapa yang mau bersyukur terhadap nikmatKU, maka akan KUtambah. Tapi barang siapa yang mengingkari nikmatKU, maka sesungguhnya siksaKU sangat pedih"
JALAN REJEKI
Untuk beberapa rejeki yang diberikan ALLAH, kita mungkin tahu cara untuk mendapatkan dan menjaga rezeki itu. Namun yang akan saya share di sini adalah REZEKI FINANSIAL, karena mungkin sebagian dari kita tidak bisa begitu memahami JALAN REZEKI FINANSIAL kita.Jalan rezeki finansial kita, pada hakekatnya ada 2 jalan yaitu LEWAT APA YANG KITA KERJAKAN dan LEWAT ORANG LAIN. Tidak pernah ada cerita orang bisa menang lotre tanpa pasang lotre, tidak ada orang yang bisa mendapatkan hadiah tanpa beli sesuatu atau melakukan sesuatu.
Tulisan di bawah ini mungkin bisa menjadikan Anda MENGENALI REZEKI.
1. REJEKI LEWAT APA YANG KITA LAKUKAN
Kita sangat sadar kalau kita bekerja pasti kita akan mendapatkan hasil, apa pun hasilnya. Maka sikap yang patut untuk kita lakukan adalah MENANAM TINDAKAN, MEMBUANG PENUNDAAN, maka kita akan MEMETIK KEAJAIBAN.
Tindakan yang baik adalah berlandaskan pemikiran yang bijaksana. Sesuatu yang terjadi di dunia itu terjadi secara 2 kali, yang pertama terjadi di alam pikiran yang kedua terjadi di alam nyata. Maka alangkah baiknya bila kita mau MENJAGA PIKIRAN karena dari pikiran kita lahir TINDAKAN, dan dari TINDAKAN kita bisa merasakan HASILNYA.
Ingin Jualan Online Tanpa Ribet ???
Ayo bergabung dengan Reseller Evermos lewat link di bawah ini dan memulai bisnis Anda sendiri seperti Ratusan Reseller lainnya. Dapatkan sd 30% komisi di setiap penjualan dan reward langsung seperti Umroh! Klik tautan di bawah ini ya...
Beli Hijab Online Secara Aman
Temukan dan pilih hijab favoritmu dengan merk-merk terkenal dan dikirimkan langsung ke rumahmu. Belanja sekarang di Toko GALERI KEJORA.
2. REJEKI LEWAT ORANG LAIN
NABI MUHAMMAD SAW. pernah bersabda "Silaturahim itu akan memanjangkan umur dan meluaskan rejeki.....al hadist"
Dari sini jelas bahwa bersilaturahim (bersosialisasi) bisa menjadi jalan rejeki finansial kita. Mungkin sikap yang perlu kita lakukan adalah TIDAK PERLU MEMBENCI SESEORANG, KARENA MUNGKIN SAJA ORANG YANG ANDA BENCI ADALAH JALAN REJEKI FINANSIAL ANDA.
Kita harus lebih sering bersosialisasi dengan baik dan JANGAN SAMPAI KITA AKTIF SAAT ORANG YANG MEMBUTUHKAN KITA SEDANG TIDUR, JANGAN SAMPAI KITA TIDUR SAAT ORANG YANG MEMBUTUHKAN KITA SEDANG AKTIF.
Ada sebuah cerita tentang kakek tua yang mungkin bisa menjadi inspirasi kita semua, begini ceritanya :
"Ada seorang kakek tua yang sangat yakin kepada TUHANnya. Suatu ketika di desa kakek tua terjadi bencana banjir bandang. Ketika banjir setinggi lutut, sang kakek tua dihampiri tetangganya.
Kemudian si tetangga berkata ," Ayo Kek kita mengungsi".
Sang Kakek menjawab ,"Tidak! Aku yakin kepada TUHAN, bahwa DIA akan menyelamatkanku dari bencana ini".
Si tetangga pun pergi meninggalkan sang Kakek sendirian.
Banjir semakin tinggi hingga setinggi dada. Sang Kakek dihampiri oleh TIM SAR dengan menaiki perahu karet dan mengajak sang kakek untuk mengungsi. Kembali sang Kakek berkata ," TIDAK!! Saya yakin bahwa TUHAN akan menyelamatkan saya".
TIM SAR pun pergi meninggalkan sang Kakek. Banjir makin setinggi dagu, dan sebuah helikopter menghampiri sang Kakek dan ingin mengajak sang Kakek untuk mengungsi. Dan sekali lagi sang Kakek menolak dan berkata ,"TIDAK!! Saya yakin TUHAN akan menolong saya".
Banjir pun pada akhirnya melahap seluruh desa dan sang Kakek pun meninggal di peristiwa itu.
Pendek cerita sang Kakek mengadu kepada TUHAN ,"TUHAN, mengapa ENGKAU tidak menolongku dari banjir bandang waktu itu?"
TUHAN menjawab ,"AKU sudah menolongmu dengan cara AKU kirimkan tetanggamu untuk mengajak mengungsi. Tapi kamu menolaknya. Lalu AKU kirimkan orang dengan perahu karet, kamu juga menolaknya. Bahkan AKU kirimkan helikopter tapi kamu juga menolaknya".
Sang kakek pun menyesal atas penolakannya".
Kesimpulannya adalah terima apa pun yang datang tanpa melihat apa dan siapa yang memberikannya, karena itu pasti terjadi karena RIDHO ALLAH, maka mulailah untuk RENDAH HATI.
Demikian postingan dari saya di Fuad Inopreneur.
Jika Anda rasa tulisan ini bermanfaat, silahkan share ke teman-teman Anda agar lebih banyak lagi yang mendapatkan manfaatnya.
Artikel yang mungkin ingin Anda baca :
Kita Harus Punya Impian yang Tinggi
Bangun Pribadi Yang Mahal
Aman Atau Bebas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar terbaik Anda di sini