Kita Harus Punya Impian yang Tinggi, seakan-akan menjadi judul klise yang sering kita dengar atau baca. Tapi bukan bermaksud ingin menggurui atau mengajari siapa pun, karena saya di Fuad Inopreneur ini hanya ingin sharing tentang pengalaman dan menemukan alasan mengapa Kita Harus Punya Impian yang Tinggi.
Kita tahu bahkan mungkin pernah mengalami suatu kegagalan, entah itu besar atau kecil.
Oleh karena itu banyak orang yang mencoba dan gagal, kemudian berkata 'Jangan bermimpi terlalu tinggi, nanti jatuhnya pasti sakit'.
Jika kita melakukan seperti orang yang gagal itu, maka kita juga akan gagal seperti mereka. Apakah itu pilihan kita? Dan mengapa yang menarik disini kok jatuhnya, bukan bangkit dari jatuhnya?
Baca perlahan dan simak baik-baik tulisan-tulisan saya berikut ini.
Kita tahu bahkan mungkin pernah mengalami suatu kegagalan, entah itu besar atau kecil.Oleh karena itu banyak orang yang mencoba dan gagal, kemudian berkata 'Jangan bermimpi terlalu tinggi, nanti jatuhnya pasti sakit'.
Jika kita melakukan seperti orang yang gagal itu, maka kita juga akan gagal seperti mereka. Apakah itu pilihan kita? Dan mengapa yang menarik disini kok jatuhnya, bukan bangkit dari jatuhnya?
Baca perlahan dan simak baik-baik tulisan-tulisan saya berikut ini.
Esensi Impian
Impian atau keinginan adalah hal wajar yang dimiliki manusia. Impian adalah anugrah dari TUHAN dan tanpa ada batasnya. Anda berhak mempunyai berbagai macam impian berikut konsekuensinya.
Bila TUHAN memberikan impian kepada kita tanpa batas, jadi mengapa kita harus membatasi impian kita. Dan impian selalu lahir dari rasa KETIDAKPUASAN kita akan sesuatu.
Oleh sebab ketidak puasan inilah yang mendorong seseorang untuk mempunyai impian dan memberi kekuatan untuk mewujudkannya.
Saya bukan mengarahkan Anda untuk menjadi pribadi yang kurang bersyukur. Justru sebaliknya, saya ingin mengajak Anda untuk memaksimalkan apa yang telah diberikan TUHAN kepada kita. Ini adalah rasa syukur yang berkelebihan.
Kita Harus Punya Impian yang Tinggi
Kebutuhan hidup kita semakin lama akan semakin naik. Misalkan kebutuhan seorang remaja single kebutuhannya lebih sedikit dibanding yang sudah berumah tangga. Dan kebutuhan seseorang yang mempunyai anak SD tentu lebih sedikit dibanding yang mempunyai anak SMP.
Saat kita mempunyai mimpi yang tinggi, dan kita mau bekerja keras untuk mewujudkannya, tanpa kita sadari kita juga akan mampu memenuhi kebutuhan kita sehari-hari.
Tapi saat kita menurunkan impian kita, sehingga kita mudah meraihnya. Saat impian itu tercapai, kita hanya fokus pada kebutuhan sehari-hari kita yang selebihnya akan kita hambur-hamburkan penghasilan kita.
Dan tanpa kita sadari kita telah melewati banyak waktu dan menjadi tua. Saat kita menjadi lemah atau tidak bisa bekerja keras lagi, ternyata kita harus tetap memenuhi kebutuhan kita. Bila kemampuan kita menurun, tentu penghasilan menurun, akan tetapi kebutuhan akan terus naik.
Layakkah Kita Mendapatkan Impian Kita?
Semua orang yang memiliki impian yang tinggi, sering kali bertanya pada diri sendiri, Apakah saya layak mendapatkan impian itu? Tentu saja tidak ada orang yang bisa menjawab pertanyaan itu selain diri sendiri.
Karena kelayakan kita untuk mendapatkan impian itu bergantung pada apa tindakan dan keputusan kita akan sesuatu. Bila kita merasa tidak layak mendapatkan impian itu, maka kita harus merubah pola pikir kita, bahwa kita belum layak mendapatkannya.
Bila kita merasa belum bisa, maka seharusnya kita mau belajar memperbaiki dan menguatkan diri sehingga kita bisa layak mendapatkan impian kita. Karena kita semua berhak mendapatkan apa yang kita impikan, asalkan kita tahu konsekuensinya, yaitu KERJA KERAS DAN KERJA CERDAS.
Impian Kita Terlalu Banyak Untuk Dicapai
Ini adalah hal wajar sebagai manusia, namun ternyata orang yang bisa fokus pada 1 impian akan lebih mudah meraih kesuksesan dalam menggapai impian.
Jadi kita perlu membuat prioritas akan impian itu. Cara saya dalam membuat prioritas impian adalah menanyakan pada diri sendiri pertanyaan berikut ini :
1. Siapa orang yang pertama kali ingin kita bahagiakan dengan impian kita?
2. Kepada siapa kita ingin membuktikan bahwa kita bisa mewujudnyatakan impian kita?
3. Siapa yang membutuhkan kita untuk sukses meraih impian?
Itulah cara saya membuat prioritas impian. Mungkin Anda mempunyai cara yang berbeda dalam membuat prioritas Impian. Anda bisa membaginya di sini dengan mengirimkan komentar terbaik Anda.
Jadi, SIAPKAH Anda memiliki IMPIAN yang TINGGI?
Sekian dari saya di Fuad Inopreneur tentang Kita Harus Punya Impian yang Tinggi.
Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar terbaik Anda di sini. Terima kasih atas kunjungan Anda.
Bila TUHAN memberikan impian kepada kita tanpa batas, jadi mengapa kita harus membatasi impian kita. Dan impian selalu lahir dari rasa KETIDAKPUASAN kita akan sesuatu.
Seseorang yang puas saat mereka nyaman duduk dilantai, tidak akan pernah mau bermimpi mempunyai sofa. Seseorang yang nyaman tinggal digubug, tidak akan pernah bermimpi untuk mempunyai rumah.
Oleh sebab ketidak puasan inilah yang mendorong seseorang untuk mempunyai impian dan memberi kekuatan untuk mewujudkannya.
Saya bukan mengarahkan Anda untuk menjadi pribadi yang kurang bersyukur. Justru sebaliknya, saya ingin mengajak Anda untuk memaksimalkan apa yang telah diberikan TUHAN kepada kita. Ini adalah rasa syukur yang berkelebihan.
Kita Harus Punya Impian yang Tinggi
Kebutuhan hidup kita semakin lama akan semakin naik. Misalkan kebutuhan seorang remaja single kebutuhannya lebih sedikit dibanding yang sudah berumah tangga. Dan kebutuhan seseorang yang mempunyai anak SD tentu lebih sedikit dibanding yang mempunyai anak SMP.
Saat kita mempunyai mimpi yang tinggi, dan kita mau bekerja keras untuk mewujudkannya, tanpa kita sadari kita juga akan mampu memenuhi kebutuhan kita sehari-hari.
Tapi saat kita menurunkan impian kita, sehingga kita mudah meraihnya. Saat impian itu tercapai, kita hanya fokus pada kebutuhan sehari-hari kita yang selebihnya akan kita hambur-hamburkan penghasilan kita.
Dan tanpa kita sadari kita telah melewati banyak waktu dan menjadi tua. Saat kita menjadi lemah atau tidak bisa bekerja keras lagi, ternyata kita harus tetap memenuhi kebutuhan kita. Bila kemampuan kita menurun, tentu penghasilan menurun, akan tetapi kebutuhan akan terus naik.
Layakkah Kita Mendapatkan Impian Kita?
Semua orang yang memiliki impian yang tinggi, sering kali bertanya pada diri sendiri, Apakah saya layak mendapatkan impian itu? Tentu saja tidak ada orang yang bisa menjawab pertanyaan itu selain diri sendiri.
Karena kelayakan kita untuk mendapatkan impian itu bergantung pada apa tindakan dan keputusan kita akan sesuatu. Bila kita merasa tidak layak mendapatkan impian itu, maka kita harus merubah pola pikir kita, bahwa kita belum layak mendapatkannya.
Bila kita merasa belum bisa, maka seharusnya kita mau belajar memperbaiki dan menguatkan diri sehingga kita bisa layak mendapatkan impian kita. Karena kita semua berhak mendapatkan apa yang kita impikan, asalkan kita tahu konsekuensinya, yaitu KERJA KERAS DAN KERJA CERDAS.
Impian Kita Terlalu Banyak Untuk Dicapai
Ini adalah hal wajar sebagai manusia, namun ternyata orang yang bisa fokus pada 1 impian akan lebih mudah meraih kesuksesan dalam menggapai impian.
Jadi kita perlu membuat prioritas akan impian itu. Cara saya dalam membuat prioritas impian adalah menanyakan pada diri sendiri pertanyaan berikut ini :
1. Siapa orang yang pertama kali ingin kita bahagiakan dengan impian kita?
2. Kepada siapa kita ingin membuktikan bahwa kita bisa mewujudnyatakan impian kita?
3. Siapa yang membutuhkan kita untuk sukses meraih impian?
Itulah cara saya membuat prioritas impian. Mungkin Anda mempunyai cara yang berbeda dalam membuat prioritas Impian. Anda bisa membaginya di sini dengan mengirimkan komentar terbaik Anda.
Jadi, SIAPKAH Anda memiliki IMPIAN yang TINGGI?
Sekian dari saya di Fuad Inopreneur tentang Kita Harus Punya Impian yang Tinggi.
Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar terbaik Anda di sini. Terima kasih atas kunjungan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar terbaik Anda di sini