Laman

Jumat, 14 Maret 2014

Uang dan Kesalahannya

Uang dan Kesalahannya ternyata tidak bisa lepas begitu saja pada kehidupan kita. Menariknya lagi kita bahkan tidak menyadari kesalahan kita dalam memperlakukan uang. Di posting kali ini saya ingin mengajak Anda untuk menyadari tentang Uang dan Kesalahannya.

Uang merupakan alat tukar yang memiliki nilai yang telah disetujui, namun saat ini perkembangan uang ternyata luas. Kalau dulu kita hanya mengenal uang dalam bentuk fisik (logam dan kertas), tapi saat ini kita juga telah mengenal uang digital.

Uang digital yang dimaksud adalah sebagai berikut, ketika kita ingin mengirim sejumlah uang dari Surabaya ke Jakarta, kita mengirimnya dengan menyetorkannya melalui bank. Dalam hitungan detik, bank yang di Jakarta telah menerima uangnya. Jadi yang dikirim hanyalah data digitalnya saja. Atau saat ini kita juga telah mengenal, bahwa saldo pulsa juga bisa dijadikan alat pembayaran, ini juga bisa disebut sebagai uang digital.

Di sini saya tidak ingin berbagi tentang perubahan bentuk uang, tetapi tentang Uang dan Kesalahan yang selalu kita lakukan.

Bila kita salah dalam memperlakukan uang, tentu uang juga tidak akan 'sayang' sama kita. Kita akan terus merasa 'ditinggalkan' uang. Baru pertengahan bulan uang sudah tidak memberi kabar.

Oleh sebab itu kita harus menghindari kesalahan dalam memperlakukan uang. Berikut kesalahan kesalahan itu.


1. Keyakinan Yang Keliru


Keyakinan kita terhadap sesuatu ternyata bertanggung jawab dua per tiga atas keberhasilan kita. Dan sepertiganya bergantung pada upaya kita. Bila kita keliru dalam meyakini uang, maka selamanya kita akan dalam keadaan jauh dari uang itu sendiri.


Uang memang bukanlah segalanya, tapi pada kenyataannya segalanya butuh uang. Oleh sebab itu jangan jadikan uang sebagai tujuan, melainkan jadikan UANG SEBAGAI ALAT MENCAPAI TUJUAN kita. Kalau kita bisa jadi master dari uang, kita akan hidup lebih layak.

Tapi kalau kita hanya bisa menjadi budak dari uang, maka selamanya kita akan merasa susah. Karena  cinta uang akan mendatangkan banyak keburukan.

2. Tidak Mencatat Keuangan Kita


Kita harus mengenal uang dengan baik, agar kita bisa menjadi tuan dari uang kita. Untuk bisa lebih mengenal kondisi keuangan, jalan terbaiknya adalah mencatatnya.


Setelah kita mencatatnya, mungkin kita akan tercengang dengan pengeluaran kita yang besar ternyata bukan karena kebutuhan kita. Tapi karena gaya hidup kita, yang sebenarnya bisa kita minimalisir atau bahkan bisa kita hilangkan.

Ingin Jualan Online Tanpa Ribet ???

Peluang usaha sampingan di aplikasi dengan ratusan brand Muslim terlengkap. Ayo bergabung dengan Reseller Evermos lewat link di bawah ini dan memulai bisnis Anda sendiri seperti Ratusan Reseller lainnya. Dapatkan sd 30% komisi di setiap penjualan dan reward langsung seperti Umroh! Klik tautan di bawah ini ya...

Beli Hijab Online Secara Aman

Temukan dan pilih hijab favoritmu dengan merk-merk terkenal dan dikirimkan langsung ke rumahmu. Belanja sekarang di Toko GALERI KEJORA.

3. Pengeluaran Karena Kondisi Hati


Pengeluaran inilah yang sangat berbahaya, karena pengeluaran ini seperti musuh dalam selimut. Dimana kita tidak sadar saat mengeluarkan uang, tetapi setelah uang itu keluar, kita baru sadar bahwa itu sebenarnya hal yang tidak perlu.


Misalkan, saat dirumah kita merasa sedang suntuk dan bosan, kita malah keluar rumah dan berjalan-jalan tanpa tujuan. Alhasil kita juga mengeluarkan uang untuk membiayai perjalanan kita yang tidak perlu itu.

Padahal di saat kita sedang bosan dirumah,kita bisa melakukan kegiatan memperbaiki genteng rumah, memperbaiki kendaraan kita, menata dapur atau lemari, dan kita sebenarnya punya banyak pekerjaan rumah yang belum kita selesaikan.

4. Pengeluaran Karena Ego/Pergaulan


Saling berbagi bersama teman memang hal yang sangat membahagiakan, akan tetapi kita tidak perlu berlebihan dalam pengeluaran keuangan kita. Teman yang baik, tentu mau berganti saling traktir, bukan hanya minta traktiran saja.


Akan tetapi terkadang, kita juga bisa ikut arus dengan keinginan teman kita. Misalkan teman punya sepeda motor baru, kita yang masih punya sepeda motor yang dalam kondisi bagus malah ingin membeli sepeda motor baru juga.

Atau disaat kita punya teman yang 'shoping holic' kita juga bisa ikut-ikutan menjadi 'shoping holic'. Oleh menghindari pengeluaran ini, kita harus bisa berdamai dengan diri kita, bahwa kita hanya membeli sesuatu yang kita butuhkan saja, bukan yang teman butuhkan.

5. Tidak Berencana Menabung / Berinvestasi


Banyak orang yang berkata kerja hari ini, rejeki hari, ya dihabiskan hari ini juga. Karena besok tentu ada lagi rejekinya. Akan tetapi pada kenyataannya tidak semua hari esok memiliki rejeki yang sama.


Tak masalah bila rejeki yang didapat berlebih, yang menjadi masalah adalah bila esok rejekinya kurang atau mungkin malah tidak ada sama sekali.

Jadi kita perlu berinvestasi sedini mungkin atau menabung. Upayakan tabungan kita nominalnya selalu sama setiap harinya. Bila kita menabung 10% dari penghasilan kita, maka setiap ada penghasilan kita harus menyisihkan 10% untuk menabung. Dan waktu yang tepat adalah sekarang.

6. Bergantung Pada Orang Lain


Bila kita punya masalah keuangan, kita biasanya akan menghubungi teman agar mau membantu kita menyelesaikan masalah keuangan kita. Ternyata hal ini sangat buruk untuk kondisi keuangan dan pertemanan kita dengan orang tersebut.


Buruk untuk keuangan kita, karena bila kita merasa bisa mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan setiap permasalahan keuangan, kita cenderung boros atau acuh dengan pengeluaran kita sendiri. Adapun untuk pertemanan kita, tentu kita akan sangat dijauhi oleh banyak teman.

7. Pinjaman Dengan Bunga Tinggi


Saat kita merasa butuh uang cepat disaat kita tidak punya uang, biasanya kita mencoba mencari pinjaman. Akan tetapi bukan berarti kita harus meminjam kepada rentenir yang memiliki bunga pinjaman yang tinggi.


Karena bunga pinjaman yang tinggi justru akan membelenggu kita dari kenyamanan keuangan. Bila kita terpaksa mencari pinjaman, maka cari pinjaman yang memiliki bunga di bawah 15%.


Sampai di sini apakah Anda sudah menyadari Kesalahan  Anda dalam memperlakukan Uang?

Sekian postinga saya di Fuad Inopreneur  semoga bisa bermanfaat memberikan inspirasi kepada Anda. jika Anda merasakan tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan tulisan ini kepada teman-teman Anda agar mereka bisa mendapatkan manfaatnya.

Jangan lupa untuk memberikan komentar terbaik Anda di sini dan terima kasih atas kunjungan Anda.

Sekian dari saya
Fuad INOpreneur







Mungkin Anda juga ingin membaca :


1 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar terbaik Anda di sini