Telusuri Blog Ini

Senin, 12 Mei 2014

Menyelesaikan Rasa Jenuh

Apakah Sang Mujur pernah Merasakan Jenuh? tentu pernah, karena kita juga manusia biasa. Bahkan sering kali merasakan itu. Ternyata rasa jenuh sangat merugikan kita baik secara finansial dan juga pikiran. Bagaimana bisa? Kami ilustrasikan sebagai berikut :

Pada awal kita memulai sesuatu, kita mempunyai sebuah semangat yang luar biasa walau pun posisi kita saat itu rendah atau dalam keadaan yang sulit. Tapi kita tidak memperdulikan hal itu, yang terpenting dalam benak kita adalah KITA HARUS BERTINDAK saat itu, apa pun resikonya. Namun setelah kita melewati masa-masa sulit, dan kita mulai nyaman, tanpa disadari kita mulai memiliki rasa jenuh. Terkadang di saat kita merasakan kejenuhan, kita cenderung menunda sesuatu. Setelah menunda ternyata kita melupakannya. Ternyata hal yang kita lupakan menjadi sangat penting di masa mendatang. Dan ketika saatnya tiba, hal yang kita lupakan itu datang dan menjadi masalah. Itulah mengapa RASA JENUH SANGAT MERUGIKAN.

Untuk menyelesaikan rasa jenuh itu, kita harus tahu penyebab dari rasa jenuh itu. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kita memiliki rasa jenuh. Berikut ulasannya dan sekaligus penyelesaiannya.

Tidak Memiliki IMPIAN
Impian adalah tujuan terbesar kita dalam melakukan sebuah tindakan. Oleh sebab itu IMPIAN bertanggung jawab besar atas kesuksesan kita di masa mendatang. Bila kita tidak memiliki IMPIAN kita cenderung melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang lain lakukan. Kita cenderung tidak banyak melakukan modifikasi tindakan, asalkan kita aman di posisi kita saat ini. Hal semacam ini cenderung menghentikan kreatifitas kita, bahkan parahnya lagi menghentikan kita untuk melakukan tindakan yang mungkin bisa sangat menguntungkan secara finansial. Selain itu alasan kita untuk memiliki IMPIAN bisa baca di sini.

Sudah Sering dan Hasilnya Selalu Sama
Pemikiran seperti ini juga akan memudahkan rasa jenuh mendatangi kita. Seolah-olah tindakan apa pun yang akan kita lakukan akan menjadi hal yang sia-sia. Berhentilah sejenak untuk merenungkan ini, apakah KITA BISA MENGETAHUI MASA DEPAN? jawabannya tentu 'TIDAK'. Masa depan adalah hal ghaib yang hanya bisa diketahui oleh TUHAN. Dan TUHAN hanya akan memberikan sesuatu kepada kita apabila kita dianggap layak oleh TUHAN untuk menerimanya. Setiap tindakan pasti ada hasilnya. Maka berhentilah memiliki pemikiran 'Sudah sering, hasilnya sama saja, hal itu sia-sia', tapi mulailah melakukan tindakan. Bila di waktu yang lampau kita pernah pada situasi yang sama, dan hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, maka bila saat ini kita di posisi yang sama juga, yang harus kita lakukan adalah menambah atau mengurangi, atau merubah apa yang dulu pernah kita lakukan. Tentu hasilnya pasti akan berbeda, karena waktu selalu berubah.

Ingin Jualan Online Tanpa Ribet ???

Peluang usaha sampingan di aplikasi dengan ratusan brand Muslim terlengkap. Ayo gabung SEKARANG dengan menjadi Reseller Evermos lewat link di bawah ini dan memulai bisnis Anda sendiri seperti Ratusan Reseller lainnya. Dapatkan sd 30% komisi di setiap penjualan dan reward langsung seperti Umroh! Klik tautan di bawah ini ya...

Temukan lebih banyak model hijab ternama

Pengen punya hjab Merk Zoya, Elzata, atau Yumna?? Kamu bisa dapatkan hijab-hijab favoritmu yang terbaru di Toko Galeri Kejora. Yuk kunjungi langsung website-nya. Buruan.... Banyak produk yang sedang Flash Sale lho...
Toko GALERI KEJORA 

Bergantung Pada Orang Lain
Bergantung sesuatu pada orang lain adalah menunggu tindakan dari orang lain. Menunggu selalu saja menjadi aktivitas yang membosankan, oleh sebab itu BERHENTILAH MENUNGGU dan belajarlah untuk melakukan apa pun yang kita butuhkan tanpa harus bergantung pada orang lain.

Demikian posting dari Sang Mujur semoga bisa menjadi motivasi Anda di hari ini, dan terima kasih atas kunjungannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar terbaik Anda di sini