Telusuri Blog Ini

Senin, 22 Juni 2020

Jenis Arus Kas atau Cashflow

fuad inopreneur
Hallo Kawan INOpreneur, semua orang yang bekerja keras selalu ingin memiliki kekayaan untuk hidupnya lebih baik. Dan mungkin itu termasuk Anda. Tapi tahukah Anda, mengapa semakin keras Anda bekerja, semakin banyak stress yang Anda alami, alih -alih mendapatkan kekayaan?

Jawabannya adalah, Anda memiliki ARUS KAS ORANG MISKIN.

Nah, biar enggak penasaran, ada berapa banyak sich JENIS ARUS KAS yang dijalani banyak orang. Simak artikel ini sampai habis ya...

Untuk bisa melihat apakah Anda orang miskin, orang kelas menengah atau orang kaya, tidak bisa hanya dengan melihat jumlah penghasilannya. Yang lebih penting adalah dari mana uang itu berasal dan kemana mereka pergi.

Arus uang itulah yang menentukan apakah Anda ini orang kaya atau orang miskin. Orang berpenghasilan ratusan juta bisa saja orang miskin jika cashflow nya menunjukkan cashflow orang miskin.

Ada 3 macam arus kas yaitu :

1.Arus uang orang miskin

Arus uang orang miskin memiliki 2 ciri :
1. Penghasilannya berasal dari pekerjaan (penghasilan aktif).
2. Setiap bulan habis untuk kebutuhan.

Tidak peduli berapapun penghasilan Anda, mungkin 1 juta, mungkin 10 juta atau 100 juta sebulan. Kalau memenuhi 2 kriteria tadi, yaitu berasal dari pekerjaan Anda seperti gaji, honorarium, keuntungan bisnis yang dikerjakan sendiri, dan setiap bulan habis, Anda orang miskin. Titik.

Mungkin Anda tinggal di rumah di gang sempit, atau di sebuah rumah besar di kompleks perumahan mewah. Kalau penghasilan anda berasal dari pekerjaan dan setiap bulan habis, Anda adalah orang miskin. Titik.

Mungkin sekarang ini Anda kemana mana jalan kaki atau naik sepeda butut. Mungkin juga Anda naik BMW seri 7. Kalau penghasilan utama Anda berasal dari pekerjaan dan setiap bulannya habis, maka itu cashflow orang miskin dan berarti Anda orang miskin. Titik.

Robert T Kiyosaki memiliki teman dengan penghasilan 500 ribu dollar setahun. Atau sekitar Rp. 500.000.000,- sebulan. Tetapi setiap tahun dia menghabiskan 525 ribu dollar. Dia termasuk orang miskin. Memiliki tingkat stress orang miskin yang selalu merasa kurang atau pas-pas an.

Kalau Anda tidak ingin menjadi orang miskin ya jangan memiliki arus kas orang miskin. Itulah gunanya kecerdasan finansial.

2. Arus uang kelas menengah

Arus uang kelas menengah seperti dokter, pengacara, pegawai negeri, pedagang dsb memiliki 3 ciri :
1. Penghasilannya diperoleh dari pekerjaan (penghasilan aktif).
2. Penghasilannya lebih besar dibandingkan biaya hidup bulanan.
3. Kelebihan penghasilan biasanya dibelikan beban, bukan aset.

Pemilik arus kas kelas menengah ini seringkali mudah jatuh lagi ke arus kas orang miskin akibat beban terus ditambah. Kelebihan penghasilannya seringkali dibelikan beban seperti rumah, mobil atau motor tambahan sehingga semakin lama beban hidupnya semakin tinggi.

Jika penghasilannya tidak naik, maka arus kas nya akan menjadi arus kas orang miskin kembali. Jika penghasilannya naik, akan dibelikan beban lagi.

Penyebab terbesar kembalinya arus kas kelas menengah ke arus kas orang miskin biasanya adalah rumah. Rumah seseorang yang tidak cerdas finansial biasanya seperti busa, menghisap habis semua jerih payahnya.

Setiap ada kelebihan uang, akan terpikirkan untuk menambah kamar, mengganti lantai karena ada sedikit noda di keramik, merenovasi dapurhanya karena lantainya pecah. Semua harus nampak sempurna karena rumah dianggap mewakili dirinya.

Padahal orang lain tidak pernah peduli bagaimana kondisi rumah seseorang, karena semua sebenarnya disibukkan dengan urusannya masing masing. Robert T Kiyosaki mengatakan, "Jika seseorang memiliki kredit rumah, mereka biasanya sukar bangkit dari kondisi keuangannya yang buruk."

3. Arus uang orang kaya

Arus uang orang kaya hanya punya 1 ciri yaitu penghasilannya dari hasil aset, bukan dari pekerjaan. Asetnya bisa berupa saham, obligasi, real estate, bisnis yang dikerjakan orang lain, ternak dsb.

Anda mungkin masih aktif bekerja. Tetapi bukan karena keharusan mempertahankan penghasilan, melainkan karena memang suka bekerja.

Bekerjanya juga bukan mencari uang tetapi membangun aset yang lebih besar. Penghasilan utamanya adalah dari aset. Mereka bekerja untuk meningkatkan penghasilan, sedang orang miskin dan kelas menengah bekerja untuk mempertahankan penghasilan.

Jadi bagaimanapun mewahnya kehidupan Anda, selama uang yang Anda gunakan untuk penghidupan itu berasal dari pekerjaan Anda. Anda tidak bisa digolongkan orang kaya. Anda baru bisa disebut orang kaya jika penghasilan Anda berasal dari aset yang se

belumnya Anda bangun.

Berapapun jumlah penghasilan Anda, jika arus kas Anda merupakan arus kas orang miskin, maka Anda ya disebut orang miskin. Memiliki tingkat stress seperti orang miskin dan selalu merasa kekurangan uang.

Jika arus kas Anda merupakan arus kas kelas menengah, maka Anda adalah kelas menengah yang sering juga merasa stress. Begitu juga arus kas orang kaya hanya dimiliki orang kaya yang umumnya bebas stress.

Kalau Anda ingin menjadi orang kaya, maka jadikanlah arus kas Anda menjadi arus kasnya orang kaya. Cuma itu caranya, bukan dengan bersusah payah menciptakan strategi untuk mencari penghasilan besar. Penghasilan besar tidak bisa membuat Anda kaya. Yang bisa membuat Anda kaya adalah kalau memiliki sumber penghasilan yang besar.

Demikianlah artikel tentang JENIS ARUS KAS kali ini. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak lagi tips-tips keuangan dan ilmu pengembangan diri, gabung di chanel Telegram kami SHARING CERDAS FINANSIAL DAN SPIRITUAL

Sekian dari saya, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Fuad Hasan
🙏🙏🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar terbaik Anda di sini